Kasih makan yook !!

Pages

thank you very much for visiting my blog

.............

Aphorisms

Hijaukan Bumi kita-- Greening Our Planet

Aphorisms

Sudah Berapa SenyumKah Yang kamu lihat hari ini ?? SudahKah Kamu Membuat Oarng Lain tersenyum hari ini.??

Aphorisms

Tersenyumlah Maka Dunia Akan Ikut Tersenyum

Aphorisms

Yakinlah kamu Itu lebih Kuat Dari apa yang kamu bayangkan

Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2012

Apa ia Tulang Rusukmu.?

Benarkah wanita tercipta dari tulang rusuk pria.??
"Wanita selalu akan
mengembalikan yang lebih untuk pria."
Jika kamu memberinya rumah,
maka ia akan memberimu kehangatan dalam rumahmu. Jika kamu memberinya beras, ia
akan menanak nasi untukmu. Jika kamu memberinya CINTA, ia
akan memberimu pengabdian seumur hidupnya.

Tapi jika kau memberinya hinaan,
ia akan memberimu doa dalam airmata kepedihannya, dan itu
berarti siapkan dirimu untuk berjuta
KEMALANGAN!
Jika kemarin kamu berdoa dan yakin bahwa dialah wanita yg sudah terpilih untukmu, maka terimalah dia bukan hanya sebagai wanita
yang sempurna tetapi terima lah dia dengan Cara Yang Sempurna,
melainkan sebagai wanita yang terbaik.

Bukanlah dia yang tidak pernah berbuat salah, tapi dia yang selalu berkata maaf untuk setiap kesalahannya dan ia yang punya sejuta
maaf untuk kesalahanmu.

Ia yang mau menerima masa lalu mu dan siap merancangkan masa
depannya bersamamu serta menyerahkan kehidupannya
padamu. Ia yang selalu cemas dan hilang akal ketika kamu tak memberinya
kabar.

Jika dulu sifat manjanya membuatmu tertawa lucu, cemburunya
berarti dia sayang padamu, air matanya bisa menyayat hatimu, tapi
sekarang semuanya itu jadi alasan
kamu melepaskannya, maka merenunglah sejenak! Mengapa dalam berbagai legenda bahwa wanita itu tercipta dari tulang rusuk pria, bukan dari tulang kepala karena wanita bukan untuk memimpin pria, bukan dari tulang kaki karena wanita juga
bukan alas kaki pria.

Wanita tercipta dari tulang rusuk pria
karena dekat dengan hati, agar wanita
menjadi pendamping, penjaga hati.
Dekat dengan hati karena untuk disayangi. Wanita akan terlelap dalam dekapan pria. karena wanita tahu dari sana dia berasal.
Maka dari itu kenali dan sayangi
“Tulang Rusukmu”...


Senin, 17 September 2012

Wanita, Antara Kodrat dan Adat

Kodrat dan adat masih sering terjadi “kres” antar keduanya. Apa sih kodrat? Apa itu adat? Menurut kamus bahasa Indonesia, kodrat merupakan kekuasaan (Tuhan), manusia tidak akan mampu menentang atas dirinya sebagai makhluk hidup. Sedangkan adat ialah aturan (perbuatan, dsb) yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala. Bahkan jika dilihat dari pengertiannya, keduanya sangat berbeda.
Sejenak kita lupakan bahasan pengertian kodrat dan adat. Beberapa bulan lalu saya sempat mengikuti pelatihan WE (Woman Empowerment) yang diadakan oleh salah satu LSM di Surabaya, YAKITA. Selama 2 hari saya dan beberapa teman saya mengikuti pelatihan itu. Selama pelatihan berlangsung, saya dapat teman baru dan tentunya cerita yang begitu “touching”. Ada yang mantan PSK, korban traficking, korban KDRT, mantan pecandu, mucikari, dan juga orang dengan 3 huruf positif. Ini lah pengalaman pertama saya, hidup selama 2 hari setempat tinggal dengan ODHA, makan bareng ODHA. Meskipun saya tahu bagaimana cara penularan HIV, diawal saya merasa was-was.  Ada luka nggak di tangan? Ini lah, itulah. Namun, selang beberapa jam kemudian akhirnya saya bisa melupakan rasa was-was saya itu. sejenak saya berpikir, yang sudah tahu tentang cara penularan HIV saja masih ragu saat bersama ODHA, apalagi yang nggak tahu sama sekali??? Bisa dibayangkan.
Ketika pelatihan, saya mendengar cerita kehidupan mereka di masa lalu. Menyentuh, dan tentunya banyak pelajaran hidup yang dapat saya ambil. Mereka hanya sekelumit yang terkungkung ketidakberdayaan, diperdaya. Lalu, mencoba melawan arus yang membuat mereka terjerumus dalam lembah hitam yang menyakitkan.
Wanita. Dia lemah tapi kuat.
Beberapa materi diberikan untuk tambahan bekal bagi peserta. Sharing pengalaman, diskusi, hingga kami semua seperti mendapat semangat dan kekuatan baru untuk melangkah menuju masa depan. Materi yang didapat salah satunya adalah tentang kodrat wanita. Masih banyak yang memiliki anggapan bahwa wanita itu kodratnya di dapur, di kasur, dan di sumur. Nggak perlu sekolah tinggi-tinggi, toh besok bakalan tetap di dapur. Itu salah satu contoh yang masih sering saya dengar. Juga ada yang bilang, kalau mengurus anak itu pekerjaan istri, suami cuma berkewajiban cari duit. Bukannya dulu buatnya sama-sama? Wanita sudah ngalah hamil 9 bulan, masa gantian merawat anak si istri juga? Ada sebagian wanita yang menolak, tapi sebagian besar menerima dengan hati terbuka. Apa penyebabnya?
Masih kaburnya antara mana yang kodrat, mana yang adat, menjadi salah satu penyebabnya. Kabur atau dikaburkan atau  karena ketidaktahuan atau pemahaman yang kurang benar di masyarakat. Sejak dulu, mungkin jaman nenek moyang kita, yang kemudian bertahan sampai sekarang adalah asumsi bahwa wanita itu kewajibannya hanya di dapur, di sumur, tak lupa di kasur. Itu mengakar kuat di masyarakat. hampir tidak mungkin untuk meluruskan asumsi itu.
Memasak, pekerjaan wanita atau pria? Apakah itu kodratnya wanita? Banyak sekarang pria yang pandai memasak bukan? Merawat anak, apakah itu kodrat wanita? Wanita memang mahir merawat anak, apakah karena kodrat? Wanita terbiasa dengan pekerjaan merawat anak ketimbang pria. Bukankah artinya pria juga bisa mahir merawa anak kalau dia terbiasa?
Adat seakan-akan menjelma menjadi kodrat.
Kodrat wanita berhubungan dengan apa yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Ada 4 kodrat wanita, ialah menstruasi, hamil, melahirkan dan menyusui.
Wanita diperkenankan melakukan aktivitas seperti halnya seorang laki-laki, asalkan tidak mengurangi hakikat dari kodratnya. Wanita boleh bekerja, asalkan dia tidak lupa akan kodratnya untuk menyusui anaknya, misalnya. Selama wanita masih bisa menjaga dan menjalankan kodratnya, adakah yang salah?
Sisi lain, sekarang mulai bermunculan apa yang sering kita sebut “wanita karir”. Pergi pagi, pulang malam. Kurang peduli terhadap anak dan keluarganya. Kalau kita kembali berbicara masalah kodrat, apakah itu menyalahi kodrat?
Wanita boleh menuntut untuk diperlakukan sama dengan lelaki, boleh melakukan apa-apa yang dilakukan oleh lelaki. Namun, sebagai wanita harus mempertimbangkan kodrat yang melekat pada dirinya, bukan?
Pelajaran berharga itulah yang saya ambil. Wanita harus berdaya, tidak hanya untuk diperdayai. Semoga mereka yang bernasib sama seperti teman-teman baru saya, tetap diberi semangat untuk menjalani masa depannya. Salam.. :-)
“Hai, kau wanita! Teriakkan kemauan hatimu sekencang mungkin. Agar mereka yang belum mendengar suara hatimu, mendengarnya”.

Jumat, 14 September 2012

Belum sempat tersampaikan -.-

Kamis, 13 September 2012

Liburan Ke Bali Nggak Pake Mahal !!!!

Apa nama salah satu tempat wisata yang terkenal tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara??? Ya pasti semua menyebut Pulau Bali. Bahkan, Negara Indonesia banyak yang tidak tahu tetapi Pulau Bali banyak yang mengetahuinya. Pulau yang disebut sebagai pulaunya para Dewa atau lebih sering disebut sebagai Pulau Dewata menyimpan pesona keindahan yang luar biasa. Pesona tersebut berhasil menarik minat wisatawan baik dari dalam negeri maupun wisatawan mancanegara. Pulau bali menawarkan keindahan alam yang indah, kebudayaan hindu yang dipegang teguh masyarakatnya, dan seni budaya yang sangat eksotis. Itulah yang membuat saya tak bosan-bosannya mengunjungi Pulau Dewata ini.


 Mungkin banyak orang yang ingin jalan-jalan ke Bali tetapi terkendala akan biaya. Memang tidak dapat dipungkiri, biaya jalan-jalan ke Bali dengan menggunakan travel, pesawat, atau biro wisata memakan cukup banyak biaya. Bagi yang berdompet tebal mungkin hal tersebut tidak menjadi kendala, tetapi bagi yang memiliki dana terbatas mungkin hanya bisa berandai-andai saja pergi ke Bali. Tapi tak perlu khawatir, masih ada solusi bagi yang memiliki dana terbatas tetapi ingin liburan ke Bali. Bagi yang berminat ke Bali tapi dengan biaya yang murah bisa melakukan perjalanan secara “backpacker”. Ya, jalan-jalan dengan cara ini lebih menyenangkan karena lebih mirip seperti berpetualang. Jalan-jalan dengan Backpacker membutuhkan keberanian pada diri sendiri sangat cocok bagi yang berjiwa petualang. Bagi yang suka jalan-jalan dengan penuh kenyamanan disarankan tidak menggunakan cara ini.

 Pada bulan Februari 2010 kemarin, saya dan teman saya melakukan perjalanan menuju ke Bali secara “Backpacker”. Kami berangkat dari Madiun karena kebetulan pada saat itu masih masa liburan akhir semester ganjil dan saya juga masih di rumah, di Madiun.

 Perjalanan ini dimulai dengan perjalanan dari Madiun menuju Banyuwangi. Dari Madiun ke Banyuwangi dapat dikases menggunakan kendaraan umum berupa bis atau kereta. Saya memutuskan menggunakan kereta karena biayanya lebih murah. Kereta yang saya gunakan adalah Kereta ekonomi Sri Tanjung jurusan Banyuwangi. Dari stasiun masiun Madiun menuju ke Banyuwangi melewati Surabaya terlebih dahulu baru kemudian menuju ke Banyuwangi. Harga tiketnya juga cukup murah, hanya Rp 29.000,00. Perjalanan yang ditempuh dari Madiun-Banyuwangi sekitar 10-12 jam. Setelah sampai di Banyuwangi, turun di Stasiun Ketapang. Stasiun Ketapang merupakan stasiun terakhir dan paling ujung di Banyuwangi. Stasiun tersebut sangat dekat dengan Pelabuhan Ketapang yang ada di Banyuwangi. Untuk menuju Pelabuhan ketapang dapat diakses dengan jalan kaki karena letaknya yang sangat dekat dengan Stasiun Ketapang. Pelabuhan Ketapang merupakan pangkal perjalanan dari Madiun-Banyuwangi. Setelah sampai di pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menuju ke tempat pembelian tiket penyebrangan. Harga tiket penyebrangaan Rp 6.000,00 per orang. Setelah mendapat tiket maka selanjutnya langsung menuju kapal yang sudah siap berangkat menuju Pelabuhan Gilimanuk di Pulau Bali. Perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk tidak memakan waktu yang lama sektar 1,5-2 jam.

 Perjalanan dari pelabuhan Gilimanuk menuju pusat kota atau menuju Denpasar bisa diakses dengan menggunakan bis umum. Pada saat itu kebetulan ada bis umum yang bisa ditumpangi di dalam kapal penyebrangan. Setelah kapal merapat di pelabuhan, perjalan selanjutnya dilakukan dengan menggunakan bis. Bisa yang bisa ditumpangi salah satunya yaitu Bis Gunung Marta dengan harga tiket Rp 25.000 per orang sampai ke Denpasar turun di Terminal Ubung Denpasar. Perjalanan memakan waktu hampir 2 jam.

 Dari terminal, kami melanjutkan perjalanan menuju ke tempat penginapan yang tidak jauh dari terminal. Sebelumnya kami telah menghubungi teman sekampus kami yang ada di Bali untuk mencarikan tempat penginapan. Kami pun dijemput oleh teman kami di terminal dan diantarkan menuju ke tempat penginapan. Tempat penginapan kami tidak jauh dari terminal yang bernama Hotel Osela 2 beralamat di Jalan Pidada 6/8 Denpasar. Tarifnya pun cukup murah yaitu Rp 65.000,00 per hari dengan fasilitas satu tempat tidur ukuran besar, satu meja, kipas angin dan kamar mandi di dalam. Pada saat itu kami menginap untuk 3 hari sehingga kami menghabiskan biaya Rp 195.000,00 untuk 2 orang.

 Selama di Bali kami ditemani oleh kenalan kami yang ada di Bali. Kami diantar jalan-jalan diantaranya ke Pantai Kuta, Pantai Tegal Wangi, Monumen Perjuangan Bali, dan Pasar Sukawati. Semua tempat wisata tersebut gratis tanpa dipungut biaya masuk kecuali Monumen Perjuangan Bali. di Monumen Perjuangan Bali ada biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000,00 per orang. Bagi yang tidak memiliki kenalan di Bali, anda bisa menggunkan mobil atau motor rental. Jika ingin menggunakan kendaraan umum, di Bali banyak terdapat Taxi dan jarang dijumpai kendaraan umum lainnya. Ya tentu saja anda harus mengeluarkan budget lebih untuk menyewa mobil rental atau menggunakaan taxi.

Monumen Perjuangan Bali

Pantai Tegal Wangi


Pantai Kuta


 Di Bali terdapat makanan khas Bali yaitu Nasi Jinggo. Nasi Jinggo ini lebih mirip Nasi Jotos atau nasi kucing. Porsi nasinya tidak terlalu banyak dengan lauk ikan atau ayam goreng dan sambel serta bihun goreng, mirip banget dengan Nasi Jotos atau Nasi Kucing yang ada di Jawa Timur. Porsi ini cukup buat sarapan pagi dan harganya pun murah hanya Rp 3.000,00 per bungkus. Biasanya banyak pedagang yang menjajakannya langsung datang ke tempat-tempat penginapan atau dijual di pinggir jalan. Selain dijual pada pagi hari, nasi ini kerap dijumpai juga dijual pada malam hari. Bagi yang menginginkan makanan lainnya, di Bali juga terdapat restoran padang, warung tenda yang menjual aneka penyet dan juga para penjual makanan seperti bakso atau nasi goreng.

 Yak, itulah sedikit pengalaman saya melakukan Backpacker untuk yang pertama kalinya ke Bali, cukup murah dan mudah. Bagi Anda yang ingin pergi ke Bali jangan khawatir soal biaya, ke Bali pun bisa hanya dengan biaya yang murah. Berikut beberapa tips ketika anda melakukan jalan-jalan ala Backpacker:

 Perbanyak teman. Semakin banyak teman dan kenalan, akan semakin menguntungkan Anda. Bertemanlah dengan semua orang siapa tahu suatu saat anda akan membutuhkan teman-teman anda itu.
Anda harus tahu tempat yang akan Anda tuju. Apa yang akan Anda lakukan di tempat tersebut, bagaimana kira-kira akses menuju ke tempat tersebut, dan bagaimana Anda dapat memenuhi akomodasi (ex: penginapan, transportasi, makan, dll) di tempat tujuan harus diperhitungkan.
Siapkan barang bawaan Anda. Barang bawaan tidak usah terlalu banyak, cukup bawa secukupnya sesuaikan dengan kebutuhan anda. Ingat ini backpakers, semua serba “simple”. Dan jangan lupaa bawa identitas diri dan yang pasti bawa duit.
Jangan lupa memberitahu kerabat terdekat Anda ketika akan melakukan perjalanan jauh supaya mereka tidak mengkhawatirkan Anda.
Nikmati perjalanan Anda, jadikan perjalanan ini sebagai sebuat petualangan yang berkesan bagi diri Anda sendiri. Jangan pernah memaksakan diri jika memang Anda tidak sanggup.

 Ringkasan Biaya perjalanan Madiun-Bali-Madiun selama 3 hari:

  •  Uraian                                   Biaya (Rp)
  •  Kereta Madiun-Banyuwangi     29.000
  •  Penyebarangan Feri                    6.000
  •  Bis Menuju Denpasar               25.000
  •  Penginapan                              97.500
  •  Makan                                     60.000
  •  Bis Menuju Gilimanuk              25.000
  •  Penyebrangan Feri                     6.000
  •  Kereta Banyuwangi-Madiun     29.000
  • Total                                        277.500

HIKMAH SEGELAS AIR

Assalamualaikum Wr. Wb.
Khalifah Harun Al-Rasyid disaat gelisah ia sempat mengundang ulama terkemuka pada masanya, Abu As- Sammak. Nasihatilah aku! pinta Khalifah. Pada saat yang sama, pelayan membawa segelas air untuk Khalifah. Sebelum minum, sang Ulama Abu As- Sammak berkata, Tunggu sebentar. Seandainya dalam keadaan sangat haus, sedangkan segelas air ini tidak kau peroleh, berapakah harga yang kau siap bayar? Jawablah dengan penghayatan dan jujur!
Aku akan bayar Setengah dari kekayaanku, jawab Khalifah.
Sang ulama pun mempersilakan khalifah minum. Selesai minum, Abu As-Sammak bertanya lagi, Seandainya air tadi mendesak untuk dikeluarkan, tapi kau tak mampu mengeluarkannya, berapakah yang akan engkau bayarkan agar ia keluar?
Khalifah menjawab, Setengah dari kekayaanku.
Kalau demikian, maka sadarilah bahwa seluruh kekayaan dan kekuasaan yang ada di sisimu, nilainya hanya segelas air. Tidak wajar diperebutkan dan dipertahankan tanpa hak. Ketahuilah, betapa banyak nikmat Allah selain segelas air itu yang telah engkau nikmati sehingga tidak wajar jika engkau tidak mensyukurinya, nasihat sang Ulama Abu As-Sammak kepada Harun Al-Rasyid.
Dialog singkat di atas memberikan pelajaran berharga. Pertama, hendaklah para penguasa negeri (umara) dalam seluruh tingkat untuk senantiasa meminta dan mendengar nasihat para ulama, dan menerapkan Syariat Allah karena ini amanah Allah yang sangat besar kepada para Umara.
Selagi para umara masih mendengar nasihat ulama yang jujur dan ikhlas karena Allah dalam menyampaikan Risalah-Nya, maka Insya Allah negeri ini akan selamat dari murka Allah.
Kedua, nilai segelas air. Air sangat berharga dalam kehidupan manusia. Manusia akan mati jika kekurangan cairan (dehidrasi). Air adalah awal dan sumber kehidupan alam semesta. Allah turunkan air yang tidak asin dengan kadar tertentu agar mendatangkan kebaikan kepada manusia dan alam semesta. (QS Al-Waqiah [56]: 68-70).
Hikmah lainnya ialah Jangan sampai logika nafsu, pendapat dari fikiran manusia yang sempit serta egoisme, dan ilmu manusia yang serba terbatas, kecil dan relatif lemah menghalangi mereka dalam mentaati Allah dan Rosul-Nya.

Wasalam...

Mengapa piring ASTRO menghadap kiblat ?

Jelas, Kaabah bukan sekadar kiblat tetapi juga sebagai pusat tumpuan manusia dalam urusan dunia atau kehidupan. Contoh yang paling mudah sekali, tentu anda ada stesen televisyen berbayar iaitu Astro. Pastinya setiap Astro ada 'piring para bola' untuk menerima maklumat yang dipancarkan dari satelit. Untuk mendapatkan siaran yang jelas, piring itu akan dihalakan ke arah Kiblat atau Kaabah. Kalau tidak percaya cuba tengok/lihat balik piring Astro di bumbung rumah anda menghadap ke mana? KENAPA BEGITU? Mudah saja jawapannya, Mekah adalah pusat bumi. Sama ada percaya atau tidak jawapannya mudah ditemui semasa kali pertama Neil Armstrong menjejakkan kaki ke bulan pada 20 Julai 1969. Di dalam satu temu bual di stesen TV Al Majid, Arab Saudi, Dr. Abd Al-Baset Al-Sayyed dari pusat Penyelidikan Kebangsaan Mesir mengulas, angkawasan pertama itu telah membuktikan, Mekah adalah pusat bumi. Katanya ia telah dibuktikan secara saintifik semasa Neil Armstrong di dalam perjalanan ke bulan. Ketika itu dia berjaya mengesan satu radiasi yang dipancarkan dari bumi. Radiasi itu di dalam gelombang pendek. Situasi itu sesuatu yang pelik dan mereka cuba mencari jawapan dan membuat penelitian. Akhirnya mereka berjaya mengesan bahawa radiasi itu dipancarkan dari Mekah atau secara tepatnya dari Kaabah.

"Yang paling mengejutkan radiasi itu bersifat infiniti (tidak berpenghujung). Apabila Armstrong menjejakkan kaki ke bulan, radiasi itu masih boleh dikesan. Radiasi itu mempunyai sifat yang istimewa dan paling penting ia infiniti. Saya percaya inilah yang menhubungkan Kaabah di bumi dengan Kaabah di alam akhirat.
"Bayangkan anda berada di kutub utara dan saya berada di kutub selatan, di tengah-tengah adalah zon keseimbagan magnet atau zon magnetisme sifar dan itulah Mekah. Kalau hendak dibuktikan boleh. bawa kompas ke Kaabah dan anda dapati jarum kompas itu tidak akan bergerak. Ini bermakna Kaabah adalah zon magnetisme sifar. Tarikan untuk ke dua-dua medan adalah sama kuat. Hal sedemikian katanya, turut memberi kesan pada kesihatan dan umur seseorang. Sebab itulah orang yang tinggal di Mekah lebih sihat dan panjang umur. Tekanan graviti yang tertumpu di kawasan itu memberi kesan pada peredaran darah dan pergerakan biologi kehidupan.
"Ini telah dibuktikan bahawa ia boleh memberi kesan pada hemoglobin untuk membawa darah yang mengandungi oksigen ke seluruh tusi badan. Bermakna bila anda berada di Mekah, keupayaan darah untuk membawa oksigen ke seluruh tisu badan secara semula jadi jauh lebih baik berbanding tempat lain di dunia ini,"

jelasnya. Pelbagai bukti saintifik dari kajian para saintis juga telah membuktikan bahawa Kaabah berada di "Centre of the earth". Jika anda berkesempatan ke Mekah Al-Mukaramah cuba bawa kompas ke arah Kaabah dan lihat jarum kompas tersebut tidak akan menunjuk mana-mana arah sama Barat, Timur, Selatan atau ke mana-mana arah kerana Kaabah sememangnya berada di pusat atau ditengah-tengah bumi. Neil Amstrong juga mengesahkan fakta ini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More